Kamis, 05 September 2019

Bahaya Bahan Kimia Yang Terkandung Di Dalam Makanan

Makanan adalah hal yang sangat dibutuhkan oleh manusia untuk mempertahankan hidupnya. Mulai dari pagi hingga ia tidur manusia membutuhkan asupan makanan. Bahkan saat tidur perut masih mencerna makanana yang telah kita konsumsi. Mulai dari makanan pokok, makanan siap saji hingga cemilan ringan.
Tapi, tahukah kamu, dibalik rasa nikmat makanan itu terkadang mengandung zat yang berbahaya bagi kesehatan tubuh?
Mengonsumi makanan yang salah dapat memicu berbagai jenis penyakit, seperti kanker, stroke bahkan hingga pada kematian. Jadi ada baiknya kamu mengenali zat-zat yang berbahaya pada makanan untuk mencegah timbulnya berbagai penyakit pada tubuhmu.

Nah, Apa saja bahan tambahan makanan yang berbahaya pada kesehatan?
Berikut adalah beberapa bahan kimia yang terkandung dalam makanan yang berbahaya bagi kesehatan tubuh:


1. Nitrat
Zat ini umumnya digunakan untuk pengawet daging dan ikan kalengan. Nitrat akan memberikan rasa gurih pada makanan. Namun, mengonsumsi Nitrat ini berbahaya bagi jantung dan menyebabkan diabetes.

2. Pewarna Buatan
Warna makanan memang menjadi daya tarik tersendiri bagi kita. Semakin cerah warna makanan itu, semakin tergiur kita untuk memakannya. Namun, tak semua pembuat makanan itu memberikan pewarna yang berkualitas dan membeli pewarna tekstil secara sembarang dengan harga yang lebih murah. Pewarna makanan ini berbahaya bagi tubuh yang menyebabkan Hiperaktif pada anak-anak, ADHD dan lainnya.

3. Gliserin
Buat kamu yang suka sekali memakan es krim harus waspada pada gliserin. Gliserin ini adalah saus es krim yang berguna untuk mengentalkan es krim. Gliserin ini juga umum digunakan untuk produk sabun dan mengawetkan mayat. Gliserin ini menyebabkan kita mengalami kram perut, iritasi hingga ketegangan otot tubuh.

4. Sodium
Zat ini akan kamu jumpai pada kripik kentang dalam kemasan. Zat ini berfungsi untuk mengawetkan makanan hingga bertahun-tahun lamanya. Nyatanya, hal ini berbahaya bagi tubuh yang menyebabkan kita mengalami penambahana berat badan, rendah nutrisi, dan meningkatkan tekanan darah.

BERITA LENGKAP DI HALAMAN BERIKUTNYA

Halaman Berikutnya